Kamis, 20 Desember 2012

PENGHARGAAN UNTUK GATOT

Jumat 21 Desember 2012 
Puncak Dies Natalis USU ke-60
USU Beri Penghargaan kepada Gatot




http://www.dnaberita.com/berita-80184-usu-beri-penghargaan-kepada-gatot.html

dnaberita/rohimsamsuri

MEDAN | DNA - Universitas Sumatera Utara memberikan penghargaan kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, sebagai salah satu kepala daerah yang telah banyak memberikan perhatian atas kemajuan yang dicapai perguruan tinggi itu selama ini. Penghargaan tersebut diberikan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu pada acara puncak Dies natalis ke-60 USU, di Auditorium USU.

Selain Gatot, penghargaan juga diberikan kepada mantan-mantan Gubernur Sumut lainnya yang dinilai sangat berperan pada pencapaian yang telah diraih USU  selama ini.   Penghargaan juga diberikan kepada pendiri dan mantan rektor USU, para donator dan dosen luar biasa.

 Dalam kesempatan itu Gatot mengatakan keberadaan USU tidak bisa dipisahkan dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk terus memberdayakan USU dan demikian juga sebaliknya USU harus terus membantu Pemprov Sumut dalam menjalankan roda pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

Memasuki usia yang ke-60, sudah selayaknya dijadikan sebagai momentum untuk introspeksi dalam mengayunkan langkah ke depan. "Dengan keberhasilan yang telah dicapai selama ini, besar harapan kita semua agar USU dapat lebih  mengembangkan diri pada masa-masa mendatang. Baik di bidang  keilmuan maupun dalam bidang sosial, kemajuanyang telah dicapai tersebut harus bisa didedikasikan untuk kemaslahatan umat," katanya.

Meski telah mencapai berbagai kemajuan, civitas akademika USU diharapkan tidak cepat merasa puas, mengingat tantangan ke depan tentunya akan semakin besar. Apalagi USU sebagai PTN pertama di luar Jawa telah mengubah status menjadi PTN-BH, dan ini tentunya menjadikan seluruh civitas akademika termasuk alumni USU  memiliki tanggung jawab lebih besar bagi kemajuan USU.

Pihaknya berharap USU tetap mengedepankan misinya dalam membantu berbagai lapisan masyarakat untuk dapat mengenyam penddikan tinggi. Oleh sebab itu meski USU telah memiliki wewenang mengurus dirinya sendiri terutama bidang keuangan dan sumber pendapatan, namun dalam menerapkan biaya perkuliahan hendaklah tetap dapat dijangkau masyarakat.

Harapan lainnya juga disampaikan Gatot kepada civitas akademika USU, terutama dalam hal peningkatan kualitas agar dapat lebih ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan pasar sebagai pemakai lulusan perguruan tinggi.

Sementara Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Prof Djoko Santoso mengatakan dewasa ini jumlah mahasiswa  USU telah mencapai lebih dari 48 ribu. Jumlah ini dinilai suatu potensi karena tidak semua PTN di Indonesia yang memiliki mahasiswa sebanyak itu.

Dengan jumlah mahasiswa yang cukup besar itu USU, diharapkan dapat melahirkan karya-karya yang lebih besar lagi, bukan hanya dalam hal ilmu pengetahuan, namun juga menghasilkan lulusan yang siap pakai dan mampu mengisi pembangunan. "USU harus terus meningkatkan karya-karya dalam ilmu pengetahuan, karena kalau dibandingkan dibandingkan dengan negara lain kita masih belum dapat berbicara banyak. Namun dengan kerja keras yang akan kita lakukan bersama, kita yakin itu dapat kita capai," katanya.

Sementara Rektor USU Prof Syahril Pasaribu menjelaskan hingga tahun akademik 2012/2013, USU mengelola 14 fakultas, termasuk yang baru yakni Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, mengelola Program Pendidikan Diploma yakni Diploma III dan Diploma UV dan untuk program Pascasarjana USU memiliki satu sekolah pascasarjana.

Dari seluruh bidang ilmu yang diasuh pada fakultas dan sekolah pascasarja untuk jenjang pendidikan Diploma, sarjana, profesi dan pascasarjana, USU menyelenggarakan 15 program diploma III dan satu Diploma IV, 47 program studi sarjana S-1, enam program pendidikan profesi, 38 program magister, 22 program Doktor dan 22 program pendidikan spesialis.

BELUM ADA USULKAN UMK

Belum Ada Kepala Daerah Usulkan UMK

Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho
Gatot Pujo Nugroho
Berastagi-andalas Plt Gubsu Gatot Pujonugroho, berjanji segera akan menandatangi SK tentang Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang diajukan walikota dan bupati.

Namun, sampai saat ini belum ada satupun kepala daerah di Sumut yang mengajukan usulan tentang UMK.
‘’Saya tidak akan menunda-nunda. Kalau usulan dari walikota dan bupati tentang UMK sudah sampai ke saya, langsung akan saya tandatangani,’’ kata Gatot Pujonugroho, Kamis (20/12).


Plt Gubsu Gatot Pujonugroho,berbicara kepada sejumlah wartawan saat menghadiri rapat kerja (Raker) DPRD Sumut di Hotel Grand Mutiara, Berastagi. Kepada wartawan dia mengaku sangat konsern menangani masalah pengupahan yang berpihak kepada buruh.
Tapi dari aksi unjukrasa yang dilakukan sejumlah elemen buruh, terkesan menghilangkan keberpihakannya tersebut.

Menurut Gatot, menyangkut pengupahan, saat ini dia lagi menunggu pengajuan UMK dari bupati dan wali kota. Tapi, belum satupun usulan tersebut masuk ke Pemprovsu.
Termasuk UMK Medan yang konsepnya telah ditunjukkan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, saat berlangsung unjukrasa buruh di kantor gubernur beberapa waktu lalu. Yakni sebesar Rp1.640.000.

Tentang UMP yang telah ditetapkan Rp1.375.000, menurut Plt Gubsu, sudah tidak dapat dinaikkan lagi. Itu sudah angka maksimal yang ditetapkan dengan mempertimbangkan seluruh aspek.
Dalam menetapkan UMP, Gatot, mengaku tidak begitu saja menerima usulan dari Dewan Pengupahan Sumut. Malah tadinya, UMP yang diusulkan dewan pengupahan jauh di bawah angka yang kemudian ditetapkannya.

Untuk UMP tahun 2013 saja, kata Gatot, dia sudah menaikkanya dua kali. Yang pertama usulan yang masuk kepadanya di bawah Rp1.305.000. Namun kemudian dilakukan lagi pertemuan antara dewan pengupahan, Apindo dan elemen terkait lainnya untuk menaikkan UMP menjadi Rp1.375.000.
‘’Jadi, dalam menetapkan UMP, saya tidak serta merta menyetujui yang diusulkan dewan pengupahan,’’ katanya.
Menjawab wartawan, Plt Gubsu Gatot Pujonugroho, mengatakan tidak mau berprasangka buruk terhadap aksi unjukrasa buruh. Apakah ditunggangi pihak tertentu dalam kaitan
Pilgubsu.
Dia mengaku melihatnya secara positif, yakni murni tuntutan buruh yang tentunya menginginkan penghasilan yang lebih besar.

Begitupun, dia tetap mengimbau elemen buruh untuk kembali melihat proses penetapan UMP yang dilakukannya. Dengan begitu diharapkan para buruh akan melihat objektifitas dari penetapan UMP.
Selanjutnya, diharapkan para wali kota dan bupati untuk segera menetapkan UMK secara maksimal. Yakni jauh di atas UMP yang merupakan patokan terendah pengupahan di Sumut.

SUMUT SIAP WUJUDKAN TOL

 
 http://www.analisadaily.com/news/read/2012/12/21/9568/sumut_paling_siap_wujudkan_tol_trans_sumatera/#.UNPPwVEfG01
 
Medan, (Analisa). Provinsi Sumatera Utara (Sumut) paling siap mendukung pembangunan jalan tol trans Sumatera sepanjang 2.771 km yang menghubungkan Provinsi Aceh hingga Provinsi Lampung. Kesiapan Sumut itu ditandai dengan segera dimulainya pembangunannya (ground breaking) tol ruas Medan-Binjai sepanjang 17 km, yakni April 2013, di mana Rabu (5/12), Pemprovsu dan PT Hutama Karya (Persero) telah menjalin kerja sama dan menandatanganai MoU.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho melalui Kepala Bappeda Sumut Ir Riadil Akhir Lubis MSi dihadapan Kepala Bappeda se-Sumatera, pada hari terakhir rapat koordinasi gubernur se-Sumut, di Hotel JW Marriott, Medan, Kamis (20/12).

Hadir juga Direktur Utama (Dirut) PT Hutama Karya (Persero) Ir Tri Widjajanto Joedosastro MT beserta rombongan, yang juga memaparkan rencana pembangunan tol trans Sumatera. Hutama Karya sendiri diplot pemerintah untuk percepatan pembangunan jalan tol maupun non-tol di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.

Tol trans Sumatera sendiri di Sumut, terang Riadil, antara lain meliputi ruas koridor utama, yakni Medan-Binjai, Medan-Tebing Tinggi, Tebing Tinggi-Kisaran dan Kisaran-Rantau Prapat dan ruas koridor pendukung Medan-Sibolga.

Tri Widjajanto Joedosastro menjelaskan, jalan tol sepanjang 2.771 km ini terdiri dari dua koridor, yakni koridor utama 2.056 km dan koridor pendukung 715 km. Koridor utama meliputi Bakauheni-Palembang 472 km, Palembang-Pekanbaru 600 km, Pekanbaru-Medan 513 km dan Medan-Banda Aceh 472 km. Koridor pendukung meliputi Palembang-Bengkulu 240 km, Pekanbaru-Padang 300 km dan Medan-Sibolga 175 km.

Jalan tol untuk mendukung bangkitnya ekonomi wilayah Sumatera ini, diperkirakan rampung pada tahun 2025 dengan asumsi jika pembebasan lahan di semua ruas di masing-masing provinsi sudah tuntas.

Artinya, kata Tri, masa pengerjaannya sekitar 13 tahun. "Masa kerja di rencana yang kami susun yakni selama 13 tahun," katanya.

Ruas yang sudah dipastikan mulai pada awal 2013, yakni Medan-Binjai 17 km masa pengerjaan dua tahun. Kemudian Palembang-Indralaya 22 km selama dua tahun dan Padang-Sicicip 28 km selama dua tahun juga.

"Kami pastikan di tahun 2013 sudah mulai dibangun. Saat ini memang kami belum bisa mengerjakannya, selain karena masih ada hal yang belum tuntas juga karena Keppres belum turun," kata Tri.

GATOT DENGAN ISTRI

Jumat 21 Desember 2012  
 
 
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/12/21/95624/hj_sutias_kemesraan_hanya_untuk_di_rumah/#.UNPPwVEfG01
                                                                         Foto kenangan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho bersama istrinya Hj Sutias saat santai bersama keluarga di rumah.
 
Plt GUBSU Gatot Pujo Nugroho ternyata seorang suami yang manja sekaligus hangat pada keluarga. Pernikahannya dengan Sutias kini dikaruniai lima anak perempuan, masing-masing Fifah Radhiyatullah, Fauzia Dinny Hanif, Rumaisho Hanny Muti’ah, Maryam Balqis Salimah, dan Aisyah Nailah Rabbaniy.
Plt Gubsu ini mengawali kenangan hidup saat dirinya aktif di Masjid Dakwah Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) pada 1988-1989. Di tahun itu Sutias baru pulang ke Medan menyelesaikan studi D3 di Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta.

Meski tidak begitu akrab, namun keduanya sudah pernah bertemu dalam kegiatan-kegiatan dauroh (pesantren kilat). Gatot pernah sekali datang ke rumah Sutias ketika diajak salah seorang ustaz untuk mengajak Sutias ikut aktif dalam pengajian yang mereka gelar.

Gatot yang berusia 28 tahun dan dianggap yang paling tua diantara aktivis pengajian lainnya diminta Ustaz Adriano Rusfi untuk segera menikah. Saat itu pula Gatot meminta untuk dicarikan calon pasangan hidup dengan menyampaikan beberapa kriteria yang diinginkan.

Ustaz Aad sapaan akrab Adriano Rusfi saat itu mencoba menjodohkan Gatot dengan Sutias. Karena saat itu Gatot dan Sutias dianggap yang paling senior. Ketika ditunjukkan foto, Gatot langsung menyetujuinya. "Karena saya sudah tau sebelumnya. Jadi saya pilih Sutias," ujar Gatot sambil merapatkan duduknya ke Sutias yang mendampinginya.

Waktu Sutias ditanya apakah langsung menerima perjodohan tersebut saat ditunjukin foto, Gatot pun langsung nyeletuk. "Pasti langsung (mau)," kata Gatot sambil cubit Sutias. Sutias pun membalas dengan menyentuh lembut pipi Gatot.

"Kita langsung menerima karena pilihan guru tentu yang terbaik. Apalagi saat itu memang sudah waktunya," ujar Sutias.

Karena sudah ada persetujuan di antara keduanya, Gatot meminang Sutias ke rumah orangtuanya di Pematangsiantar. Hingga akhirnya pada Mei 1990 keduanya melangsungkan pernikahan.

"Itu pernikahan pertama yang digelar di Medan yang mempelai pria dan perempuannya duduk terpisah," kenang Gatot sambil tersenyum ke arah Sutias.

Mas kawinnya saat itu sajadah dan pakaian muslim. "Nggak ada emasnya ya waktu itu?" tanya Gatot sambil menggoda Sutias.

"Ya masnya kan yang ini," balas Sutias sambil memegang pipi Gatot.

Cukup di Rumah

Sutias mengatakan kemesraan cukup ditunjukkan di rumah. Tidak perlu di bawa ke publik, ujarnya menjawab wartawan.

Karena itu pula Sutias mengaku jarang mau pergi sama dengan suaminya jika diajak ke suatu acara. Karena terkadang suka diminta untuk bernyanyi. "Saya ini kan bukan penyanyi, tapi pendakwah. Kalau yang mesra-mesra di rumah aja," katanya.

Kini, pasangan aktivis dakwah tersebut telah dikarunia lima orang anak perempuan yang mulai beranjak dewasa. Sutias mengakui, selama Gatot menjadi Plt Gubernur Sumut, banyak cobaan yang datang. Namun semua bisa dilalui karena keluarga ini saling support, saling mencintai dan saling mengingatkan untuk selalu lurus berjalan di muka bumi yang hanya sebentar.

Cobaan serupa juga muncul saat isu poligami dihembuskan lawan-lawan politik jelang Pilgubsu. Dengan tenang dan tersenyum Gatot dan Sutias mengaku tidak risau dengan isu tersebut. Sutias sendiri baru menanyakan isu poligami ini ke suaminya lebih kurang sebulan setelah isu itu bergulir.

"Sebulan berikutnya baru ditanya. Ya saya hanya bilang percaya saya atau orang lain?" kata Gatot sembari menepis isu itu.

"Setelah gagal isu poligami di Medan, baru-baru ini isunya diubah jadi saya poligami di Jakarta. Padahal lihat saja, waktu saya lebih banyak di Medan," kata Gatot yang mengakui masalah poligami kerap digunakan di dunia politik untuk menghancurkan citra seseorang.

Bagi Sutias, Gatot sampai hari ini masihnya kekasih sejatinya. Bapak dari lima anak perempuan mereka kian beranjak dewasa. Yang membuat Sutias percaya isu tersebut tak mendasar, karena hingga detik ini lelaki kelahiran Magelang, 11 Juni 1962 itu masih tetap hangat dan mesra dalam keluarga.

Kebersamaan dalam keluarga juga tetap tak ada perubahan. Gatot masih suka nonton bersama anak-anak dan Sutias di rumah untuk mengisi waktu luang.

" Jika ada poligami sudah pasti ada perubahan sikap dan waktu untuk keluarga. Alhamdulillah sejauh ini sikap dan waktu Pak Gatot masih sama hangatnya untuk kami semua," tutur Sutias.

Menurut Sutias, isu poligami itu hanya bagian dari risiko jabatan yang diamanahkan saat ini. "Biasa saja tidak terlalu khawatir. Kalau cemburu-cemburu juga biasa namanya cinta," ujar Sutias.

GUBERNUR SE-SUMUT DUKUNG GATOT

Kamis 20 Desember 2012 
Gubernur se-Sumatera Dukung Gatot Jadi Gubernur Definitif

http://www.dnaberita.com/berita-80178-gubernur-sesumatera-dukung-gatot-jadi-gubernur-definitif.html


MEDAN | DNA - Forum Gubernur Se-wilayah Sumatera mendukung pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST menjadi Gubernur Definitif. Bahkan Para Gubernur se- Wilayah Sumatera berharap Plt Gubsu dapat kembali terpilih lagi memimpin Sumatera Utara pada 7 Maret 2013 mendatang.

"Terkadang menyampaikan pendapat dibutuhkan cara yang tegas, agar pendapat kita diterima. Kita semua di sini para Gubernur se-Sumatera mendukung  agar tidak lagi ada kata Plt, bahkan kita dukung kepemimpinan H Gatot Pujo Nugroho ST untuk memimpin lagi di masa akan datang," ujar Gubernur Sumatera Selatan Alex Nordin pada Jamuan makan malam yang diadakan oleh Pemprovsu di Rumah Dinas Gubernur Provinsi Sumut jalan Sudirman No 41 Medan, Rabu (19/12/2012).

Hal yang sama juga diungkapkan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang mendoakan agar H Gatot Pujo Nugroho ST menjadi Gubernur Sumut secara definitif. Hal itu dia katakan sebelum mendendangkan sebuah lagu untuk menghibur para hadirin.

"Kami mendukung Plt Gubsu jadi Gubernur Sumut definitif, semoga itu bisa tercapai dan bisa kembali memimpin Sumut," katanya yang disambut tepuk tangan.

Pada kegiatan ramah tamah itu, para Gubernur se-Sumatera menunjukkan bakat bernyanyinya di hadapan para undangan yang hadir. Mereka tampak bersemangat membawakan lagu-lagu favoritenya.  Gubernur Lampung Sjachroedin ZP membawa lagu berjudul "Kau masih seperti yang dulu", Alex Noerdin menyanyikan tembang "The Wonderfull", sementara Gubernur Provinsi Bengkulu Junaidi Hamzah membawa lagu berjudul "Rindu".

Dalam sambutannya, Plt. Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST mengatakan sesuai amanat direktif Menteri Koordinator Perekonomian, rapat koordinasi Gubernur se-wilayah Sumatera bisa kembali dilaksanakan pada awal tahun depan. Pertemuan diharapkan berjalan periodik per tiga bulan agar bisa difollow up para Gubernur se-wilayah Sumatera. "Sesuai permohonan Gubernur Provinsi Lampung,maka  yang menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya adalah Provinsi Lampung, harapan ini semoga bisa terlaksana,” kata Gatot.

Plt Gubsu menambahkan komitmen para Gubernur se wilayah Sumatera untuk membangun sebuah kawasan yang bernama koridor Sumatera semoga bisa terwujud di tahun depan. Sumatera diharapkan bisa menjadi kawasan pertumbuhan Ekonomi dibagian barat Indonesia. Hal ini tentunya bisa dicapai melalui forum koordinasi Gubernur se-wilayah Sumatera.

"Sumatera ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi bagian barat kita berharap forum kordinasi Gubernur Se-wilayah Sumatera menjadi sebuah media dan bagian dari kebersamaan kita untuk pertumbuhan ekonomi bagian barat Indonesia juga dapat menambah keakraban bersama. sekali lagi saya meminta maaf kalau dalam segala penyambutan kami ada kekurangan disana sini, " ujarnya. 

Jamuan Makan malam dihadiri para Gubernur se-wilayah Sumatera, FKPD Provinsi Sumut, Ketua DPRD dan Kepala Bappeda se-wilayah Sumatera, para SKPD di jajaran Pemprovsu beserta para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se wilayah Sumatera.

Rabu, 19 Desember 2012

GATOT LUNCURKAN ASURANSI NELAYAN

Gatot Luncurkan Asuransi Nelayan Pertama di Indonesia

 http://www.hariansumutpos.com/2012/12/48416/gatot-luncurkan-asuransi-nelayan-pertama-di-indonesia

Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho, ST menyalurkan asuransi jiwa pertama di Indonesia untuk para nelayan. Untuk tahap pertama, asuransi jiwa yang berlaku seumur hidup ini diberikan kepada 1.000 nelayan.
PANTAICERMIN- Peluncuran program asuransi jiwa ini dilakukan Gatot Pujo Nugroho pada puncak peringatan Hari Nusantara tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dipusatkan di Theme Park, Pantai Cermin,
Kabupaten Serdangbedagai, Kamis (13/12).

ASURANSI NELAYAN: Untuk membantu keluarga nelayan  menciptakan rasa nyaman saat kepala keluarga pergi melaut, Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho, ST didampingi Bupati Serdangbedagai, H Tengku Erry Nuradi, menyalurkan asuransi nelayan  diberikan gratis  berlaku selama 30 tahun.
ASURANSI NELAYAN: Untuk membantu keluarga nelayan dan menciptakan rasa nyaman saat kepala keluarga pergi melaut, Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho, ST didampingi Bupati Serdangbedagai, H Tengku Erry Nuradi, menyalurkan asuransi nelayan yang diberikan gratis dan berlaku selama 30 tahun.

Dalam sambutannya, Gatot menegaskan program asuransi jiwa untuk para nelayan ini mulai dilakukan tahun 2012. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan jaminan sosial bagi keluarg nelayan saat ditinggal melaut. Gatot berharap program ini bisa membantu mewujudkan ketenangan dan kenyamanan bagi keluarga nelayan.
“Kami melihat pentingnya melindungi SDM di bidang kelautan.Asuransi ini diharap bisa membantu keluarga nelayan saat kepala keluarga mereka melaut,” kata Gatot.

Saat berdialog dengan nelayan yang disiarkan langsung oleh 50 stasiun radio di seluruh Sumatera Utara, Gatot menjelaskan asuransi jiwa yang di-cover Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara ini, akan melindungi nelayan selama 30 tahun dengan manfaat sebesar Rp5 juta.
Sementara nilai pertanggungan yang akan diterima nelayan jika wafat karena sakit sebesar Rp35 juta, cacat tetap Rp20 juta, dan meninggal dunia saat melaut maka ahli waris akan memperoleh santunan sebesar Rp40 juta.

Jasmah, seorang istri nelayan dari Serdangbedaai menuturkan, perasaan senangnya usai menerima asuransi jiwa bagi nelayan. Selain asuransi jiwa untuk suaminya, Jasmah juga menyaksikan anaknya menerima asuransi serupa.

“Hampir 10 tahun melaut, saya selalu khawatir jika suami atau melaut. Ancaman kecelakaan sangat besar. Meski tak berharap ada naas, tapi bantuan ini jelas membuat keluarga merasa aman,” tutur Jasmah.
Pendapat serupa juga diungkapkan Nurmuhammad, seorang nelayan yang sudah melaut sejak 1980. Bagi Nurmuhammad, asuransi jiwa dapat membuat dirinya lebih nyaman saat mencari nafkah di laut.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga di tahap berikutnya bisa lebih banyak lagi nelayan yang menerima bantuan ini,” ujar Nurmuhammad.

Selain seribuan nelayan, hadir dalam peringatan Hari Nusantara ini antara lain Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Didik Wahyudi, Bupati Serdangbedagai H Tengku Erry Nuriadi, Wakil Bupati Serdangbedagai Soekirman, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadiskanla) Zulkarnaen SH Msi, dan sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.)

Read more: http://www.hariansumutpos.com/2012/12/48416/gatot-luncurkan-asuransi-nelayan-pertama-di-indonesia#ixzz2FYhAfdwi

KUALA NAMU

Wednesday, 19 December 2012 

Kuala Namu rampung 91 persen 

http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=272445:kuala-namu-rampung-91-persen&catid=14:medan&Itemid=27


                
KUALA NAMU - Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Hatta Rajasa didamping Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho meninjau kesiapan operasional bandara Kuala Namu yang rencananya aktif mulai Maret 2013 mendatang. Dalam kunjungannya tersebut Hatta yang menuju bandara dengan menumpang kereta api Kuala Namu memastikan kesiapan pengelola untuk beroperasi sesuai jadwal yang ditetapkan.

Saat peninjauan kondisi bandara sudah 91 persen mendekati rampung sehingga diperkirakan dapat beroperasi tepat waktu.

Berangkat dari Stasiun Besar Kereta Api Medan pada hari ini sekitar pukul 11.40 WIB, Hatta yang ditemani rombongan dari Jakarta menaiki gerbong kereta baru. Tampak Dirjen Perhubungan Udara, Bambang G ikut dalam gerbong tersebut. Setelah menempuh perjalanan melewati beberapa stasiun yaitu Banda Kalipah, Batang Kuis dan Aras Kabu, rombongan tiba di bandara sekitar pukul 12.20 WIB.

Total lama perjalanan dengan jalur kereta api ini sekitar 40 menit. Kereta berhenti beberapa puluh meter dari pintu bandara, dan rombong di jemput dengan bus. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan bus tersebut. Tampak di lokasi pekerja masih melaksanakan perampungan jalur kereta api tersebut.

Rombongan kemudian masuk ke area bandara yaitu terminal keberangkatan yang berada di lantai 2. Bambang Hermanto, Koordinator Teknik PT Angkasa Pura menjelaskan area check in dan penggunaan sistem otomatis dalam penanganan bagasi (bagage handling system otomatic) dengan menggunakan scan barcode.

Dijelaskannya interior bandara banyak mengadopsi khasanah budaya dan sumberdaya alam lokal diantaranya motif ulos pada bagian lantai dan disain kubah yang meniru pohon kelapa sawit. Bandara ini juga menerapkan konsep hemat energi dengan tata pencahayaan yang terang benderang oada siang hari sehingga tidak membutuhkan penerangan di dalam ruangan pada siang hari.

Demikian juga dengan sistem pendingin ruangan yang didisain lebih hemat listrik. Terminal sepanjang 600 meter yang kini tengah proses finishing tersebut menampung 8 gate, dimana dua diantaranya adalah untuk penerbangan internasional.

Ketika meninjau terminal kedatangan yang berada di lantai I, Hatta mempertanyakan kondisi terminal yang tampak masih belum se rapi terminal keberangkatan di lantai 2. Menko meminta perampungan pekerjaan di lantai bawah tersebut dilakukan secara maraton baik siang hari maupun malam.

Dalam tinjauan tersebut, Hatta Rajasa banyak mengajukan berbagai pertanyaan seputar kondisi bandara dan fasilitas pendukung. "Bisnis area di mana letaknya?" tanya Hatta yang kemudian dijawab petugas bahwa letak bisnis area di lantai dua pada terminal keberangkatan.

Bandara Internasional Kuala Namu ini memiliki areal 1.365 hektar, dengan  kapasitas terminal 8,1 juta penumpang per tahun. Saat beroperasi kelak, bandara ini bisa ditempuh lewat jalur kereta api, jalur tol, jalan non tol bahkan direncanakan bisa lewat modal transportasi laut. Areal parkir di bandara ini bisa menampung 407 taksi, 55 bus dan 908 mobil.

Pimpinan Proyek Joko Waskito kepada para peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Wilayah Sumatra tahun 2012 di Medan yang berkunjung ke lokasi Bandara Internasional Kuala Namu di Desa Beringin.

Menurut Joko, dalam pembangunan bandara bertaraf internasional itu, PT Angkasa Pura II mendanai Rp 2 triliun. "Jadi pembangunan bandara yang cukup besar dan megah itu, PT Angkasa Pura II berinvestasi mencapai nilai triliunan rupiah. Diharapkan pada Maret 2013 Bandara Internasional tersebut mulai beroperasi untuk menggantikan Bandara Internasional Polonia Medan," ujar Joko Waskito.

Ia menambahkan, peresmian bandara internasional akan dilakukan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada Maret 2013.

Bandara internasional itu diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Utara khususnya dan Indonesia pada umumnya, dapat dioperasikan dengan tepat waktu.

Dengan kehadiran bandara internasional itu, juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sumut.

Bahkan, jelasnya pembangunan fisik bandara internasional tersebut, saat ini rampung dan mencapai sekitar 91 persen dan pembangunan runway tinggal 300 meter lagi dari panjang runway seluruhnya 2.900 x 45 meter.

Sedangkan luas area Bandara Internasional Kuala Namu mencapai 1.365 hektare, area terminal 118.930 meter persegi (M2), kapasitas terminal 8.1 juta pax per tahun, luas area parkir 50.820 meter persegi (M2), gudang kargo seluas 13.000 meter persegi (M2) dan kapasitas parkir, 407 taksi, 55 bus dan 908 mobil.

"Kita juga merasa bangga, bahwa pengerjaan proyek bandara internasional tersebut dilakukan seluruhnya dari arsitektur dan pekerja ahli dan merupakan putra-putra terbaik bangsa. Peralatan yang digunakan di bandara tersebut cukup canggih, mulai dari pemeriksaan barang penumpang, penyimpanan dan lainnya. Termasuk keamanan barang penumpang," ujar Joko.