Minggu, 27 Januari 2013

IBU-IBU SERBU GATOT

http://medan.tribunnews.com/2013/01/25/gatot-diserbu-ibu-ibu-pengajian

Gatot Diserbu Ibu-ibu Pengajian

Tribun Medan - Jumat, 25 Januari 2013 
 
 

 
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ribuan ibu-ibu pengajian yang tergabung dalam 25 majelis taklim yang bermukim di beberapa desa dan kelurahan  dalam Kecamatan Medan Marelan berduyun-duyun memadati acara pengajian yang digelar majelis taklim Al-Mujhajirin Komplek Marelan Indah Pasar III Jalan Sumbawa, Jumat (25/1/2013).
 
Antusias masyarakat Medan Marelan akan kedatangan Gatot Pujo Nugroho itu terlihat ketika rombongan calon Gubernur Sumut ini tiba di tengah-tengah warga. Begitu Gatot turun dari mobil puluhan ibu-ibu langsung menyerbunya yang didampingi istri Sutias Handayani Gatot Pujo Nugoro.
 
Ibu-ibu tersebut tanpa sungkan berlarian mendekat ke arah Gatot dan berebutan untuk dapat berfoto. Kemudian satu per satu mereka bersalaman dengan Calon Gubernur Sumut yang saat ini masih menjabat sebagai Plt Gubernur Sumut yang dikenal merakyat, muda dan berakhlak mulia. Begitu juga ketika Gatot memasuki lokasi acara disambut ibu-ibu dengan taburan bunga diselingi lantunan salawat nabi. Selain itu ia juga dipakaikan pakain adat melayu.
"Tentu saja kami senang dan gembira, dengan kedatangan orang ganteng lagi berakhlak mulia kami doakan bisa kembali memimpin Sumut," ujar Fatimah.
 
warga lainnya Sariani Pasaribu mengatakan Gatot orangnya merakyat dan warga yang ada di Marelan berdoa agar ia yang didampingi Tengku Erry Nuradi memimpin Provinsi Sumut
"Mudah-mudahan kembali tampil menjadi gubernur periode akan datang, sunguh kami tak menyangka dengan kedatangan pak gatot," ujarnya.
 
Gatot mengatakan kedatangannya ke tempat ini tidak lain ingin menjalin silaturahmi dengan warga marelan Khususnya warga Jalan Sumbawa Pasar III Marelan. Tak lupa gatot juga mengenalkan istri tercinta Sutias yang selama ini setia mendampingi dalam tugas.
 
"Saya  datang untuk menjalin tali silaturaim dengan warga Marelan ini," ujarnya.
Disamping itu Gatot juga mengatakan bahwa apapun posisi kita hendaknya menjadi penyeru-penyeru di jalan Allah.
 
"Mungkin pada saat ini posisi saya Plt Gubernur tapi hakekatnya kita mengajak agar banyak umat kembali ke jalan Allah SWT," ujarnya. Gatot selanjutnya memberikan tausiah kepada para hadirin.

GATOT TINJAU KAPAL

http://medan.tribunnews.com/2013/01/25/gatot-tinjau-dua-kapal-nelayan

Gatot Tinjau Dua Kapal Nelayan

Tribun Medan - Jumat, 25 Januari 2013 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho meninjau dua unit kapal ikan bantuan Program Inka Mina Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang masih terparkir karena belum dapat dioperasikan nelayan. Setelah diserahkan Desember 2012 silam kepada kelompok nelayan, hingga kini kapal berukuran 30 GT belum bisa dimanfaatkan nelayan penerima.

"Kapal pertama belum dioperasikan karena ijin operasinya belum keluar, sehingga nelayan tidak berani memakainya," ujar Gatot setelah mendapat penjelasan nelayan, di UPTD Pusat Pendaratan Ikan  (PPI) Nelayan Indah, Medan, Jumat (25/1/2013).

Sementara satu kapal lainnya mengalami perbaikan dan penambahan-penambahan yang dianggap perlu oleh nelayan demi kesempurnaan. Kapal nelayan ini masing-masing mempunyai kemampun daya tampung 30 Gross Ton (GT), yang diberikan kepada kelompok nelayan beranggotakan maksimal 30 nelayan.

Kunjungan Gatot tersebut demi memastikan kesiapan operasional kapal bantuan tersebut. Sejak penyerahan Desember 2012 silam, belum ada satupun yang dapat dioperasikan. Gatot berharap kapal segera dapat dimanfaatkan para nelayan sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.

“Saya harap kendala yang ada dapat diselesaikan segera,” ujarnya.

PEMBERIAN SEMANGAT DARI GATOT UNTUK TIMNAS

http://gatotpujonugroho.com/gatot-beri-semangat-timnas-hadapi-semen-padang/

Gatot Beri Semangat Timnas Hadapi Semen Padang

January 24, 2013
Gatot Beri Semangat Timnas Hadapi Semen Padang
LUBUKPAKAM - Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho begitu antusias memberi semangat kepada timnas Indonesia menjelang Pra Piala Asia (PPA) 2015. Terbukti, orang nomer satu di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini meluangkan waktunya untuk menonton langsung laga ujicoba antara Timnas Indonesia melawan Semen Padang di stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Kamis (24/1).

“Kepada teman-teman pejuang sepak bola bermainlah dengan gol dan lihatlah kedepan bahwa kalian adalah pahlawan-pahlawan bangsa yang akan mengibarkan kejayaan bangsa dan negara di luar negeri. Maka bermainlah dengan baik dan dengan fokus dengan begitu saya yakin mereka bisa kita andalakan di masa akan datang,” kata Gatot disela-sela menonton laga ujicoba tersebut.

Jika timnas bermain dengan baik dan fokus, lanjut Gatot, bukan tidak mungkin dan dia sangat yakin pada pertandingan perdana melawan Irak bisa meraih kemenangan. “Mudah-mudahan pada pertandingan perdana melawan Irak bisa bisa menang 2-1 atau imbang 1-1,” ujarnya.

Pertandingan ujicoba antar Timnas dan Semen Padang juga dihadiri Ketua Umum PSSI Prof DR Djohar Arifin Husein serta penanggung jawab PSSI Brigjend Bernad Limbong, Manager dan pelatih Timnas juga wakil Bupati Deliserdang.

Sebelum pertandingan dimulai, Plt Gubsu mengunjungi ruang ganti pemain timnas. Tak lupa Gatot juga berdialaog dengan ketua PSSI, penanggungjawab Timnas, Manager dan pelatih serta para pemain.
Diakhir pertanding, Timnas harus kalah 2-3 dari Semen Padang dalam laga uji coba tersebut Gol- gol Semen Padang masing-masing diciptakan Titus Bonai menit ke-6 dan Edwar Wilson menit ke- 41 dan 78, sementara gol balasan Timnas masing-masing diciptakan Vendri Mofu menit 48 dan Mario menit ke-87.
Timnas yang dipersiapkan menghadapi Pra Piala Asia ini, tampak masih kalah kelas dari anak-anak Semen Padang. Andik dan Okto dalam pertandingan ini tampak tidak bisa mengembangkan permainan.

Beberapa kali serangan demi serangan pemain-pemain Semen Padang acap kali membuat Endra Prasetya, penjaga gawang Timnas harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya kebobolan lebih banyak lagi.
Kekalahan 3-2 atas Semen Padang ini tentunya membuat kecewa pelatih Timnas Nil Maizar, apalagi Timnas yang melakukan pemusatan latihan di Medan selama sebulan, memang dipersiapkan untuk mengikuti Pra Piala Asia (PPA) 2015.

“Kalau dibilang kecewa, tentunya kami kecewa dengan hasil ini. Namun tentunya ini akan menjadi pelajaran bagi kami untuk semakin berbenah, apalagi nanti lawan-lawan yang akan dihadapi di PPA kualitasnya jauh lebih bagus dari Semen Padang.
Sementara Manajer Timnas Mesak Manibor mengakui masih banyak yang harus dibenahi dari Timnas, baik barisan belakang maupun depan.

GATOT MELAKUKAN PELETAKAN BATU PEMBANGUNAN MASJID

http://gatotpujonugroho.com/masjid-harus-jadi-pusat-pembinaan-generasi-muda/

Masjid Harus Jadi Pusat Pembinaan Generasi Muda

January 24, 2013
Masjid Harus Jadi Pusat Pembinaan Generasi Muda
MEDAN-Sebagai upaya meningkatkan kualitas iman dan takwa sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Suasa Tengah, Mabar Hilir, Medan Deli, Kamis (24/1) melakukan pembangunan rumah ibadah. Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho berkenan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqomah.

“Peletakan batu pembangunan masjid ini adalah bagian dari ikhtiar atau upaya kita semua menciptakan generasi cinta Rosulullah,” seru Gatot kemudian membungkuk menaruh batu pertama. Sambutan takbir Allahu Akbar oleh jamaah pun segera membahana wujud semangat warga.
Pada sambutannya Gatot kembali mengingatkan tantangan yang akan dihadapi warga saat melakukan pembangunan masjid, khususnya setelah proses selesai. Ia menghimbau agar warga mengedepankan sikap gotong royong saat membangunnya sehingga selain tercapai rasa kebersamaan, juga dapat menghemat biaya operasional.
“Membangun masjid itu, berapapun biayanya relatif bisa dicari. Hal yang sulit adalah memakmurkannya agar selalu meninggikan asma-asma Allah SWT,” jelas Gatot.

Karena itu Gatot selalu berpesan agar pembangunan masjid jangan hanya semangat mencari dana pembangunannya saja. Semua ummat muslim yang ada, sebutnya, harus memakmurkan masjid dengan beragam kegiatan bermanfaat.
“Jangan sampai masjid itu ramai hanya pas shalat Idul Fitri dan Idul Adha saja. Kalau itu terjadi maka sia-sia kita membangunnya,” pesan orang pertama di Sumut ini.

Jadi semangat yang ingin kita bawa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini adalah tindakan istiqomah atau konsisten dalam mengisi kehidupan ini dengan hal-hal yang baik. Gatot menekankan agar masjid harus menjadi pusat kegiatan masyarakat, seperti belajar pendidikan formal dan nonformal.

“Saya meminta masjid menjadi tempat pembinaan generasi muda. Kelak tercipta pemuda berhati Mekkah dan otak Jerman,” imbuhnya. Akhir sambutannya Gatot kembali meminta agar kaum muslim selalu bersemangat memakmurkan masjid. Selain peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Istiqomah, pada hari ini juga Gatot menghadiri dan memberi sambutan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dua masjid di Medan Marelan.

Selasa, 22 Januari 2013

GATOT & SUTIAS SAHABAT PETANI

Rabu 23 Januari 2013 
Giat Kampanyekan Urban Farming
Gatot dan Sutias Didaulat Jadi Sahabat Petani


http://www.dnaberita.com/berita-82277--gatot-dan-sutias-didaulat-jadi-sahabat-petani.html

dnaberita/rohimsamsuri MEDAN | DNA - Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST dan sang istri Ny Hj Sutias Handayani didaulat komunitas pertanian perkotaan sebagai Sahabat Petani. Pasangan ini dianggap aktif mengkampanyekan kegiatan pertanian khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Gatot dan Sutias ke lahan garapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Johor yang diketuai Juliana Astuti di Jalan Eka Rasmi, Gang Eka Rosa Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor. Para petani perkotaan (urban farming) ini sengaja mengundang Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Sutias Handayani Pujo Nugroho untuk bersama-sama memanen hasil pertanian mereka yang berada di tengah kota.

Keduanya disambut puluhan ibu dan beberapa pemuda yang selama ini giat mengaktifkan pertanian perkotaan. Yaitu pertanian yang memanfaatkan lahan tidur atau perkarangan rumah di sekitar tempat tinggal.

Gatot dan Sutias yang selama ini dianggap ikut aktif mengkampanyekan pertanian perkotaan dalam berbagai kegiatan akhirnya didaulat menjadi sahabat petani urban farming. Untuk menguji pemahaman keduanya, para petani perkotaan ini pun meminta pada Gatot dan Sutias  menanam buncis di lahan yang tersedia.

Tanpa basa-basi Gatot pun langsung mengambil sebuah batang kayu sepanjang 1,5 meter lalu mengayunkannya ke tanah untuk membuat beberapa lubang kecil untuk ditaburi bibit buncis. Antar satu lubang dengan lubang lainnya diberi jarak sekitar 40 centimeter. Juli-sapaan akrab-JulianaAstuti dan beberapa orang yang melihat spontan menyatakan salut ke Gatot. Sutias pun langsung menaburi bibit buncis ke setiap lubang yang ada.“Bisa juga ya pak,” ujar Juli.“Lah saya juga wong ndeso,” kata Gatot nyeletuk sambil tertawa.

Usai menguji kepiawaian Gatot yang saat ini kembali maju dalam Pilgubsu 2013 besama Tengku Erry Nuradi itu, para petani Gapoktan Johor pun mempersilahkan gatot memanen hasil kebun mereka seperti timun dan ubi. Setelah diajak berkeliling menyaksikan beberapa hasil pertanian di tengah kota.

“Saya dalam berbagai kesempatan selalu mengkampanyekan agar lahan rumah yang ada meski hanya 2x3 meter hendaknya ditanami sayur-sayuran. Karena urban farming membantu program pemerintah dalam hal ketahanan pangan setidaknya untuk keluarga dan tetangga,” terang Gatot.

Yusran Amansyah Lubis salah satu anggota Gapoktan Johor menambahkan Gapoktan Johor sudah menjalankan program pemerintah minimal 25 rumah urban farming. Saat ini bahkan sudah 30 lebih yang melakukannya. Sehingga keluarga dan tetangga sekitar tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan asupan gizi dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Silaturahmi Gatot bersama puluhan petani perkotaan pun tampak hangat dan akrab sore itu. Meski diiringi hujan sehingga kursi-kursi yang disiapkan tidak terpakai, Gatot bersama Sutias tampak sangat menikmati suasana yang ada sambil menyantap beberapa hasil kebun yang telah diolah.

AJANG SILATURAHMI

Rabu 23 Januari 2013
Sumut Memerlukan Ajang Silaturahim Produktif

http://www.dnaberita.com/berita-82278-sumut-memerlukan-ajang-silaturahim-produktif.html

dnaberita/rohimsamsuri MEDAN | DNA - Beberapa kali Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menyebutkan bahwa daerah pimpinannya adalah miniatur Indonesia yang kaya dengan keragamanan suku, adat, dan agama. Ia pun menerima ratusan masyarakat Melayu yang ada di Sumut yang menginginkan pemprov Sumut memperhatikan masyarakat Melayu.

Kedatangan warga yang terhimpun dalam Organisasi Masyarakat Melayu di Sumut itu untuk menyuarakan keadaan masyarakat melayu, serta permasalahan-permasalahan lainnya  yang dirasakan oleh mereka. Hadir pula Tengku Erry Nuradi, Bupati Serdang Bedagai yang juga merupakan tokoh masyarakat melayu.

Mereka yang tergabung di organisasi tersebut adalah Gerakan Angkatan Muda Melayu Indoinesia (GAMI), Laskar Melayu Hang Tuah, Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), Melayu Paten Center, Himpunan Wanita Melayu Indonesia, dan Asosiasi Kelompok Usaha Tani dan Nelayan (Akutan).

"Sumut adalah daerah multikultural dengan total luas wilayahnya sekitar 71,68 kilometer persegi sehingga memerlukan ajang silaturahim yang produktif. Kegiatan silaturahim tersebut tentunya harus dalam kerangka membangun Indonesia khususnya masyarakat melayu di Sumut," kata Gatot.

Gatot sangat bergembira dengan kehadiran tuan dan puan masyarakat Melayu yang bersilaturahim dengannya siang ini. Ia berharap mendapatkan masukan dan bimbingan dari tokoh-tokoh masyarakat yang hadir. "Semoga menjadikan semangat bagi saya untuk terus membangun demi kebaikan masyarakat Sumut," harapnya.

Bagi masyarakat Melayu, Gatot adalah sosok yang dianggap tokoh yang mempunyai kepedulian terhadap melayu. Berkat kepeduliannya itu, Gatot dianugerahi gelar Datuk Seri dari Raja Melaka, Oktober 2012 silam. Bagi Syarifuddin, tokoh masyarakat melayu yang mengetahui prosesi penganugerahaan gelar tersebut, kejadian yang mengharukannya tersebut adalah satu bukti kuat kepedulian Gatot terhadap kelompok masyarakatnya.

"Jangan pernah ragu terhadap Gatot soal kepeduliannya kepada masyarakat melayu. Gelar Datuk Seri merupakan gelar untuk melayu tulen," ujar Syarifudin, tokoh masyarakat Langkat, yang disambut tepuk tangan yang hadir.

Saat acara dengar pendapat berlangsung, beberapa warga yang mewakili organisasi masyarakat Melayu satu persatu menyampaikan harapan agar Gatot memperhatikan putra-putra melayu agar punya kesempatan berkiprah di negeri sendiri.

"Kami berharap Plt Gubsu dapat menaruh perhatian kepada putra-putra melayu agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri," sebut HM Subandi, Ketua GAMI. Ia pun berharap bandara internasional Kuala Namu, yang berada di Deli Serdang, dimana daerah tersebut sebagai daerah khas tanah melayu, dapat ditampilkan ornamen-ornamen khas melayu.

Sementara itu, organisasi Melayu Paten Center meminta agar Gatot dapat menjaga adat istiadat melayu, dan perhatikan obyek-obyek bersejarah. Ia pun menyarankan agar pemprov Sumut memanfaatkan panjangnya pantai timur sumut sepanjang 540 km persegi, seperti membangun museum bahari atau daerah-daerah pariwisata lainnya.

"Nuansa melayu harus semakin dikentalkan agar menjadikan Sumut semakin modern, religius dan berbudaya," pesan Tengku Muchairad F, Ketua Melayu Paten Center.

Perwakilan Laskar Melayu Hang Tuah, HT Zainul Abidin meminta agar orang nomor satu di Sumut  mampu menjaga tanah ulayat masyarakat melayu, sebagai tempat berteduh dan berlindung. Ia pun meminta agar lapangan pekerjaan menjadi perhatian Gatot khususnya bagi warga melayu. Perwakilan Himpunan Wanita Melayu Indonesia, Khairul Bariah meminta Gatot memperhatikan dunia pendidikan agar anak-anak melayu di Sumut sehingga mendapatkan pendidikan yang bermutu.

Dan pihak terakhir yang memberikan pesan kepada Gatot adalah Hajar Oh, Ketua Akutan, yang meminta Gatot lebih memperhatikan lagi nasib para nelayan yang ada khususnya di Medan. Ia melaporkan dan prihatin terhadap operasi nelayan yang menggunakan alat penangkap yang tidak ramah lingkungan.

PNS JAGA PROFESIONAL

Wednesday, 23 January 2013    
Gatot meminta PNS jaga profesional 
http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=276258:gatot-meminta-pns-jaga-profesional&catid=14:medan&Itemid=27


 MEDAN - Kinerja, karya dan prestasi karyawan, PNS dan prajurit di lingkungan BUMN, BUMD, TNI/Polri di level kabupaten kota di Sumatera Utara harus selalu dijaga. Caranya dengan terus memperkaya ilmu agama dan memotivasi mereka agar selalu bertindak amanah dan profesional demi mencapai Sumut yang lebih baik.

"Pemerintah membutuhkan personal SDM dengan etos kerja profesional dan amanah yang tinggi," ujar Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Kantor Gubernur Sumut di Medan, hari ini.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan ketua baru Forum Komunikasi dan Konsultasi Badan Pembina Rohani Islam (Fokkus Babinrohis) Sumut periode 2012-2015.

Gatot menyerukan bahwa pelantikan Lelawaty SY selaku ketua baru, dan Ramsil Harahap sebagai sekjen adalah langkah awal tantangan Fokkus Babinrohis Sumut. Diperlukan komitmen menyeluruh agar program-program pembinaan moral, tanggung jawab, profesional dan peningkatan prestasi kerja bisa sejalan sesuai program pemprov Sumut.



Dalam pesannya, Gatot mengingatkan bahwa profesional bekerja adalah sama dengan budaya ihsan yang diwajibkan Allah. Mereka harus tetap bersemangat bekerja atau beraktivitas dengan pandangan bahwa ia diawasi oleh-Nya. Bukan lagi sekadar diawasi oleh pimpinannya.

"Jika karyawan sudah memiliki jiwa ihsan, maka ia akan selalu bekerja dengan baik karena merasa diawasi oleh Allah SWT. Jika profesional dan amanah sudah berpadu maka terciptalah Sumut menjadi daerah yang baik," kata Gatot.

Anggota Fokkus Babinrohis, tambah Gatot, yang berada di instansi-instansi pemerintah, DPRD, BUMN, BUMD, TNI/Polri pada umumnya memiliki masjid di dalam lingkungan kantor mereka. Gatot memberi satu saran agar Fokkus Babinrohis dapat membuat program terutama saat shalat Jumat di masing-masing masjid dengan tema khutbah yang sama.

"Isinya tidak harus sama tapi memiliki tema besar dan sang khatib akan membawakannya dengan cara dia. Nantinya semua nilai yang disampaikan di seluruh masjid anggota memiliki pesan serempak tiap minggunya," saran Gatot.

A.Aziz Rafa'i, Ketua Fokkus Babinrohis Nasional Jakarta, menyebutkan bahwa Hj Lelawaty SY adalah sosok wanita pertama secara nasional yang memimpin Fokkus Babinrohis di daerah. "Sekarang ini beliau adalah satu-satunya ketua daerah wanita di seluruh Indonesia," sambut Aziz diiringi tepuk tangan sekitar 250 peserta.

Sebelum mengucapkan terima kasih atas dukungan Plt Gubsu Gatot yang telah mendukung, memotivasi, dan memberi nasehat serta bantuan ke anggotanya. Aziz mengharapkan bahwa forum yang dipimpinnya secara nasional itu dapat mendatangkan negeri baldatun toyyibatun, atau negeri penuh kebaikan, khususnya di Sumut.

Lelawaty SY merasa kemampuan anggotanya di Sumut harus selalu dilakukan peningkatan kemampuan agar bisa membuat program-program yang tepat dan pas. Oleh karena itu program pertamanya sebagai Ketua Fokkus Babinrohis Sumut adalah melakukan peningkatan ilmu pengetahuan melalui Seminar Nasional yang mengambil tiga tema sekaligus. Ketiga tema tersebut adalah Urgensi organisasi dalam mengoptimalkan pembinaan rohani Islam di kalangan PNS, kebijakan pemerintah dalam pembinaan moral PNS, dan profesionalisme manajemen organisasi.